setelah memakan waktu sedikit lama, kamu akhirnya memutuskan tulisan berjudul tiada yang ada di note hp, judul dari tulisan itu sebenarnya tak ada hubungannya, hanya sebagai penanda tulisan kamu.
kekasih di bawah rembulan
terusik tenang malam pun terasa semakin panjang
ketika rindu kembali bertandang
sulit dibawa pejam
kantuk mata ini selalu terganjal bening wajahmu dikala malam.
mengasah rindu menyebut namamu
merasakan hadir dalam diriku
dari senja tiba hingga embun pagi
tiada ku rindu selain cinta.
sampai napas di ujung kepala.
oh, kekasih.
jangan tempatkan aku dalam pengabaian
sungguh cinta yang tertuju padamu ini
lebih gigil dari sapuan angin yang mendekap hujan
bahkan lebih dari itu
membungkap mulut tuk berkata
hanya tetesan air mata yang memantulkan sinar rembulan
membasuh gersangnya hati
hanya untuk sebuah penantian panjang
-FRP
tahukah kau manusia paling tak berperasaan di muka bumi? dia yang jauh dari kekasih saat hujan tapi tak ia tulis satupun puisi.-sujiwo tejo
itu lah salah satu kata-kata sujiwo tejo, dalam kata-kata tersebut kamu mengartikan kekasih yang dimaksud nya itu adalah tuhan, dan puisi adalah doa.
cukup menggelikan karna kata indah itu bukan di tujukan kepada manusia.
tiba-tiba, kamu mendengar alunan merdu melintas masuk kedalam telinga, menenangkan hati, menggerakan kaki melangkah memasuki singgasana. untuk menikmati waktu dalam kedamaian dan ketenangan jiwa. membawa kamu berkelana sejenak meninggalkan hal duniawi demi sang kekasih
kamu pun langsung mengakhiri tulisan ini dengan kata:
Sekian!!